www.lacakberita.id – Pada hari Selasa, 5 Agustus 2025, harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp13.000, sehingga berada pada angka Rp1.959.000 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga emas mengalami sedikit penurunan, menunjukan dinamika yang intens dalam pasar logam mulia.
Kenaikan harga ini juga terlihat pada harga buyback, yang merupakan nilai jual kembali emas batangan oleh pemiliknya. Harga buyback naik menjadi Rp1.805.000, mencerminkan tren positif yang terjadi di pasar emas saat ini.
Harga emas Antam yang baru diumumkan berlaku di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Menurut ketentuan yang berlaku, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen, yang menjadi bagian dari kebijakan perpajakan di sektor ini.
Untuk pembeli yang ingin memanfaatkan potongan pajak menjadi 0,45 persen, mereka perlu mencantumkan nomor NPWP di setiap transaksi. Hal ini mempermudah pengurangan beban pajak bagi peminat emas batangan.
Berikut adalah rincian harga pecahan emas Antam yang berlaku pada hari ini:
Emas 0,5 gram: Rp1.029.500, Emas 1 gram: Rp1.959.000, Emas 2 gram: Rp3.858.000, Emas 3 gram: Rp5.762.000, Emas 5 gram: Rp9.570.000, Emas 10 gram: Rp19.085.000, Emas 25 gram: Rp47.587.000, Emas 50 gram: Rp95.095.000, Emas 100 gram: Rp190.112.000, Emas 250 gram: Rp475.015.000, Emas 500 gram: Rp949.820.000, dan Emas 1.000 gram: Rp1.899.600.000.
(Rahmat Fiansyah)
Pergerakan Harga Emas di Pasar Global dan Dampaknya
Harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi lokal, tetapi juga oleh faktor eksternal yang lebih luas. Pergerakan harga emas di pasar global bisa berpengaruh signifikan terhadap harga emas domestik. Tren global dapat menciptakan tekanan pada harga emas dalam negeri melalui permintaan dan penawaran yang berfluktuasi.
Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar mata uang. Ketika dolar AS menguat, harga emas cenderung turun, dan sebaliknya. Investor biasanya memantau pergerakan mata uang untuk meramalkan pergerakan harga emas, sehingga menciptakan hubungan yang saling memengaruhi.
Selain itu, ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi juga berkontribusi pada fluktuasi harga emas. Ketika kondisi global tidak stabil, banyak investor beralih ke emas sebagai aset safe haven, yang dapat mendorong kenaikan harga. Ini menjadi salah satu alasan mengapa tren harga emas perlu dicermati secara berkala.
Masyarakat dan investor dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk merencanakan strategi investasi mereka. Dengan mengetahui bagaimana faktor-faktor eksternal ini berpengaruh, mereka dapat membuat keputusan yang lebih cerdas terkait pembelian atau penjualan emas batangan.
Pentingnya Investasi Emas Bagi Pemilik Modal
Investasi emas sering kali dianggap sebagai pilihan yang aman dan menjanjikan. Dengan stabilitas nilai yang cenderung baik dalam jangka panjang, emas menjadi pilihan bagi banyak pemilik modal untuk mengamankan kekayaan mereka. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu, emas dapat berfungsi sebagai pelindung nilai.
Salah satu keuntungan berinvestasi di emas adalah sifatnya yang likuid. Pemilik emas dapat menjualnya kapan saja dan di mana saja, menjadikannya lebih mudah dibandingkan dengan investasi dalam bentuk properti atau aset lainnya. Likuiditas ini memberi investor fleksibilitas dalam mengelola portofolio mereka.
Para investor emas juga tidak perlu khawatir tentang biaya pemeliharaan yang tinggi. Berbeda dengan jenis investasi lainnya, seperti saham yang memerlukan analisis pasar yang konstan, emas memerlukan perhatian yang lebih sedikit dalam hal pengelolaannya. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi banyak orang.
Sebagai alternatif, emas juga dapat menjadi komponen dalam diversifikasi portofolio investasi. Mencampurkan emas dengan jenis investasi lain dapat menurunkan risiko keseluruhan dan meningkatkan potensi pengembalian. Inilah mengapa banyak penasihat keuangan merekomendasikan agar klien mereka mempertimbangkan emas sebagai bagian dari strategi investasi mereka.
Keuntungan dan Resiko dalam Investasi Emas
Setiap investasi tentu memiliki keuntungan dan risiko tersendiri, termasuk dalam investasi emas. Salah satu keuntungan utama adalah potensi nilai yang meningkat seiring berjalannya waktu. Emas telah teruji oleh waktu sebagai salah satu alat penyimpan nilai yang paling baik di dunia.
Namun, ada juga risiko yang perlu diperhatikan. Misalnya, harga emas dapat berfluktuasi tajam dalam jangka pendek, yang dapat menyebabkan kerugian bagi investor yang membeli pada puncak harga. Oleh karena itu, disiplin dan pemahaman pasar sangat penting sebelum melakukan investasi.
Investor juga perlu memperhitungkan biaya penyimpanan dan keamanan jika memilih untuk menyimpan emas fisik. Memilih metode penyimpanan yang tepat, baik di bank maupun brankas pribadi, dapat menjadi faktor penting dalam menjaga investasi ini agar tetap aman.
Selain itu, investor harus tetap up to date dengan perkembangan pasar dan faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas. Pengetahuan yang baik tentang tren pasar akan membantu mereka membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan menghindari potensi kerugian.


