www.lacakberita.id – Program Rumah BUMN yang diinisiatori oleh BRI memberikan dampak positif bagi banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satu contohnya adalah Enih, pemilik Erildya Cemilan Family, yang berhasil meraih kesuksesan berkat dukungan program ini.
Enih memulai usaha dari nol, di mana awalnya ia hanya mengandalkan modal dari gaji suami. Setelah lama berkecimpung di dunia usaha, ia bertransformasi menjadi pelaku UMKM yang produknya kini tersedia di berbagai etalase modern.
Perjalanan Enih sebagai pengusaha tidaklah mudah, terutama saat pandemi Covid-19 melanda. Di saat usaha menghadapi tantangan besar, Enih mencoba berbagai cara untuk bertahan, yang kemudian membawanya kepada peluang baru dalam bisnis makanan.
Awal Mula Perjalanan Enih Dalam Usaha Camilan
Inspirasi untuk Enih memulai bisnis camilan muncul dari kebutuhan untuk memberikan makanan sehat bagi keluarganya. Dari sinilah lahir keripik tradisional yang awalnya hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi kemudian menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.
Rasa gurih dan renyah dari keripik buatannya menjadi daya tarik tersendiri. Enih mengingat kembali saat-saat awal ketika ia hanya ingin mencari pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Seiring berjalannya waktu, Enih mulai memasarkan produknya ke teman-teman dan lingkungan sekitarnya. Dengan keberanian untuk mencoba, ia mengembangkan produk yang lebih variatif, yang akhirnya memicu ketertarikan banyak orang.
Langkah Strategis Enih Dalam Mempertahankan Usahanya
Dari tahun 2021, Enih memutuskan untuk menekuni bisnis camilan ini secara serius. Dia mulai membuat perencanaan pemasaran dan memperluas jangkauan produknya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Salah satu langkah strategis yang diambilnya adalah berkolaborasi dengan berbagai pusat penjualan, termasuk toko oleh-oleh dan supermarket. Dengan cara ini, produk Erildya Cemilan Family semakin mudah diakses oleh konsumen.
Membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mencoba produk-produknya, Enih juga aktif dalam melakukan promosi melalui media sosial. Ia memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan camilan yang dihasilkan dari dapurnya.
Dampak Positif Program Rumah BUMN bagi UMKM
Program Rumah BUMN yang diprakarsai oleh BRI telah memberikan banyak manfaat bagi Enih dan pelaku UMKM lainnya. Dukungan dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan sangat membantu para pengusaha untuk mengembangkan usaha mereka.
Dengan adanya bimbingan dari Rumah BUMN, Enih mampu mempelajari berbagai strategi bisnis yang dapat diterapkan dalam usahanya. Pengetahuan ini menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan di pasar yang semakin ketat.
Keberhasilan Enih bukan hanya untuknya, tetapi juga membuktikan bahwa program ini membantu memperkuat perekonomian lokal. Banyak pelaku UMKM lainnya yang terinspirasi oleh perjalanan Enih dan berusaha untuk meraih kesuksesan serupa.
Rencana Masa Depan dan Harapan Enih
Melihat kesuksesan yang telah diraih, Enih kini memiliki rencana untuk mengembangkan varian produk baru yang lebih inovatif. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh, ia berambisi untuk memperkenalkan camilan tradisional kepada pasar yang lebih luas.
Harapan Enih adalah agar lebih banyak pelaku UMKM di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berkembang seperti dirinya. Dengan dukungan yang tepat, Enih percaya bahwa usaha kecil dapat berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
Selain itu, dia juga ingin membuka peluang kerja bagi orang-orang di sekitarnya, khususnya di daerah tempat tinggalnya. Memberdayakan komunitas lokal menjadi salah satu tujuannya dalam menjalankan usaha ini.


