www.lacakberita.id – Kehadiran skema Buy Now Pay Later (BNPL) telah menjadi angin segar bagi industri tiket online. Meskipun demikian, opsi pembayaran baru ini belum mampu menggantikan posisi dominan kartu kredit di pasar.
Menurut pernyataan dari Co-Founder dan CMO Tiket.com, Gaery Undarsa, penggunaan BNPL di platform mereka mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Namun, dia juga menekankan bahwa kartu kredit masih memiliki pangsa penggunaan yang besar di kalangan konsumen.
“Penggunaan BNPL cukup tinggi, tetapi kartu kredit tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna,” tuturnya saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (23/7/2025). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun BNPL semakin populer, ia belum sepenuhnya mengambil alih posisi kartu kredit.
Gaery menjelaskan bahwa keberadaan berbagai opsi pembayaran turut memperkaya pengalaman konsumen di industri perjalanan. Meskipun kontribusi BNPL cukup signifikan, namun kartu kredit tetap menjadi pilihan utama karena fleksibilitas dan fitur yang lebih lengkap.
Peningkatan Permintaan terhadap Opsi Pembayaran BNPL
Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan belanja, permintaan terhadap BNPL terus meningkat. Konsumen kini lebih cenderung memilih opsi yang menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
BNPL menyediakan solusi bagi mereka yang ingin melakukan pembelian tanpa harus membayar secara penuh di awal. Ini memungkinkan konsumen untuk merencanakan pengeluaran mereka dengan lebih baik, sehingga tidak perlu khawatir tentang pembayaran yang besar sekaligus.
Di sisi lain, perusahaan di industri perjalanan juga merespon dengan cepat permintaan ini. Banyak startup dan platform perjalanan mulai menawarkan BNPL sebagai salah satu metode pembayaran untuk menarik pelanggan baru.
Akan tetapi, meski BNPL tengah naik daun, pengguna tetap merasa lebih nyaman menggunakan kartu kredit. Selain fleksibilitas, kartu kredit juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan seperti poin reward dan cashback.
Perbandingan BNPL dan Kartu Kredit dalam Konteks Pembayaran
Memahami perbedaan antara BNPL dan kartu kredit penting bagi konsumen sebelum memutuskan metode pembayaran. Kartu kredit memberikan pengguna kemampuan untuk membayar cicilan dengan bunga, sedangkan BNPL biasanya tidak mengenakan bunga jika pembayaran dilakukan dalam periode tertentu.
Kelebihan BNPL terletak pada transparansi dan kemudahan penggunaan. Konsumen tidak perlu khawatir tentang bunga yang menumpuk jika mereka membayar tepat waktu, membuatnya lebih menarik bagi mereka yang ingin mengelola keuangan dengan bijak.
Namun, di balik keuntungannya, BNPL juga memiliki risiko tersendiri. Apabila konsumen gagal melakukan pembayaran sesuai jadwal, bisa jadi akan ada denda atau biaya tambahan yang dikenakan, mirip dengan penggunaan kartu kredit.
Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk mempertimbangkan situasi keuangan mereka sebelum memutuskan. Pilihan antara BNPL atau kartu kredit harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing individu.
Peran Inovasi dalam Menghadapi Tantangan di Industri Pembayaran
Inovasi dalam industri pembayaran sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah. Pengembangan teknologi seperti dompet digital dan aplikasi pembayaran juga semakin meluas, menawarkan lebih banyak alternatif bagi pengguna.
Pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan, yang mendorong bisnis untuk beradaptasi dengan cepat. Perusahaan yang tidak dapat mengikuti perkembangan ini mungkin akan tertinggal atau bahkan kehilangan pangsa pasar yang signifikan.
Penting bagi penyedia layanan untuk terus berinovasi dan memahami perilaku konsumen agar tetap relevan. Ini termasuk menghadirkan berbagai opsi pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna.
Dengan demikian, industri pembayaran akan semakin dinamis dan kompetitif, memberikan banyak manfaat bagi konsumen. Ketersediaan dan variasi metode pembayaran yang lebih banyak akan meningkatkan pengalaman bertransaksi.


